SELAMAT DATANG DI HALAMAN INFORMASI TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Berbagi Ilmu, Berbagi Informasi Untuk Kejayaan Perikanan dan Kelautan Indonesia

Showing posts with label BUDIDAYA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man). Show all posts
Showing posts with label BUDIDAYA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man). Show all posts

30 November 2012

BUDIDAYA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man)


Udang galah merupakan komoditi ikan air twara yang dapat dipasarkan baik untuk kebutuhan dalam maupun luar negeri. Ukurannya mlai 100 gr s.d. 200 gr per ekor. Bahkan udang yang tertangkap diperairan umum dapat mencapai 300 gr per ekor. Udang galah dapat dipelihara di kolam-kolam oleh para pem budidaya udang, baik secara polikultur maupun monokultur dengan biaya yang cukup rendah sehingga dapat meningkatkan penghasilan pembudidaya. Mengingat prospek pemasarannya yang baik maka petunjuk teknis budidaya udang galah perlu dikembangkan.


SISTEM PEMELIHARAAN



Sistem pemeliharaan tunggal (monkulter).

Pada pemerilhaarann udang galah secar tunggal, kolam yang dipergunakan sebaiknya berukuran lebih dari 500 M2 dan kedalaman air minimal 1,0 M. Dasar kolam pemeliharaan adalah tanah yang sedikit berpasir, sedangkan pematang kolah dapat berupa tanah atau tembokan semen. Air yaNg digunakan untuk pemeliharaan ini harus bebas polusi, baik yang berasla dari limbah produksi, pabrik pertanian maupun rumah tangga. Debit air yang diperlukan adalah 1 – 5 liter per detik untuk luasan 1000 m2.


Sistem pemeliharaan campuran (polikultur)

Pemeliharaan udang galah dengan system polikultur banyak dilakukan oleh pembudidaya. Kombinasi yang dianjurkan adalah dengan ikanikan jenis herbivore (pemakan tumbuhan) seperti tawes, gras crap dan gurami. Perlakuan kolam untuk pemeliharaan campuan tersebut hamper sama dengan yang dilakukan untuk pemeliharaan tunggal. Diperlukan air yang mengalir secar tetap dan pemupukan dengan kadar lebih tingg dari 100-250 gram/m2 ditambah makan buatan (pellet).